MAHABHARATA KOSASIH PDF

Dari Presiden ke Presiden, Buku 1: Pandawa lan Korawa merupakan dua kelompok dengan sifat sing berbeda namun berasal dari leluhur sing sama, yakni Kuru lan Bharata. Hal tersebut membuatnya bertambah marah kepada para Pandawa. Karena usaha licik Sangkunipermainan dimenangkan selama dua kali oleh Korawa sehingga sesuai perjanjian, Pandawa harus mengasingkan diri kealas selama 12 tahun lan setelah iku melalui masa penyamaran selama 1 tahun. Curhat si Koel by Kurnia Harta Winata 3.

Author:Taut Voramar
Country:Norway
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):21 December 2017
Pages:94
PDF File Size:13.57 Mb
ePub File Size:8.60 Mb
ISBN:201-3-36357-494-8
Downloads:98933
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:JoJotaxe



Kedua orang tuanya berdarah ningrat. Ayahnya bernama Raden Wirakusumah seorang pedagang dari Purwakarta. Dia didaulat sebagai bapak komik Indonesia karena memelopori penerbitan komik dalam bentuk buku, dan menjadi tonggak pertumbuhan komik Indonesia.

Karya-karyanya merupakan monumen yang bisa mendefinisikan identitas komik Indonesia dengan jelas. Ketertarikannya dengan dunia komik berawal sejak kecil. Kala itu ketika masih kelas I sekolah dasar di Inlands School, Bogor, ia selalu menunggu ibunya kembali dari pasar. Karena bungkusan sayur-mayur belanjaan ibunya biasanya potongan koran yang ada komiknya. Karena itu, selain memburu komik potongan, Kosasih kecil rajin menonton bioskop dan wayang golek. Di HIS inilah Kosasih mulai tertarik pada seni menggambar secara formal.

Ketertarikannya itu muncul setelah ia melihat ilustrasi pada buku pelajaran Bahasa Belanda yang bagus-bagus. Buku catatannya banyak yang cepat habis karena dibuatnya jadi tempat gambar.

Selepas HIS, Kosasih tidak meneruskan sekolah, meski kesempatan menjadi pamong praja menunggunya. Masa menganggur itu ia puaskan dengan menggambar dan menonton wayang golek. Ia selalu pulang pagi, terutama jika lakonnya Arjuna, Bima, atau Gatotkaca. Karena sering menonton, ia sampai hapal semua cerita wayang, juga gaya para pedalang. Setelah menonton wayang, kepalanya masih selalu dipenuhi gambaran cerita wayang. Saat itu, ia mendapat ide bagaimana jika cerita itu dipersingkat tapi tetap berbobot dan disukai banyak orang.

Tapi, ide itu hanya sebatas ide. Pada tahun , ia melamar sebagai juru gambar di Departemen Pertanian Bogor. Diterima, ia pun menjadi penggambar hewan dan tumbuhan. Gajinya cukup, meski tak mewah. Ketika Jepang ekspansi ke Indonesia tahun , RA. Kosasih kelimpungan dan hidupnya tak karuan.

Pekerjaan pun jadi berantakan. Yang ia dapatkan hanya komik Flash Gordon dari bekas kertas pembungkus. Setelah merdeka, ia melihat banyak peluang di koran-koran.

Pada tahun , ia melamar kerja sebagai komikus di harian Pedoman Bandung. Setelah diterima, ia masuk malam, karena siang masih bekerja di Departemen pertanian. Pada tahun yang sama, salah satu majalah terbitan Jakarta memuat iklan.

Isinya, penerbitan Melodie mencari penggambar komik. Kosasih tertarik lalu mengirimkan karyanya. Tatang Atmadja, pemilik penerbitan Melodie kepincut dengan karya Kosasih dan menemuinya di Bogor. Dari pertemuan itu, Kosasih diberikan komik-komik Amerika. Dia diminta untuk meniru, namun harus dijadikan tokoh Indonesia.

Komik serial pertamanya diluncurkan pada tahun Kostumnya, dengan perut terbuka, lengan baju sebatas siku, dan bercelana panjang. Keheroan perempuan ini, bisa terbang dan jago berkelahi. Musuh bebuyutannya, nenek sihir. Perbedaan karakter antara Sri Asih dan Siti Gahara sebenarnya tidak terlalu banyak.

Keduanya cantik, sakti, dan penolong kaum lemah. Komik ini pun laku keras. Meski pundi-pundi honor hasil komiknya terus bertambah. Kosasih tak tinggal diam. Ia terus berimajinasi. Sosok yang dikenal sebagai dewi kesuburan yang oleh orang Jawa dan Bali identik dengan Dewi Padi. Pada serial ini, sosok Sri Dewi kontra dengan Dewi Sputnik. Kosasih menggambarkan Sri Dewi adalah perempuan dengan gaya tradisional dan Dewi Sputnik bersosok modern.

Kosasih ingin memperlihatkan kepada pembaca bahwa Sri Dewi tak bisa dikalahkan dan selalu menang. Di tengah upayanya merintis karir sebagai komikus, Kosasih yang belum juga menikah. Padahal, banyak perempuan yang ingin merebut hatinya. Alasannya, Kosasih berpikir mencari pendamping hidup. Pamannya kemudian memperkenalkan Kosasih dengan seorang perempuan. Namanya Lili Karsilah yang saat itu berusia 25 tahun. Kosasih langsung kepincut dan bersedia menikahinya. Dari perkawinan mereka dikarunia dua orang anak.

Anak pertama laki-laki diberi nama Kusumandana. Dan yang kedua, perempuan bernama Yudowati Ambiyana. Namun Tuhan berbicara lain. Hidup putranya Kusumandana tak berlangsung lama. Tahun pada usia empat tahun, Kusumandana meninggal dunia terkena serangan demam. Pada tahun , Kosasih mengambil keputusan berhenti menjadi pegawai Departemen Pertanian karena kesibukannya di dunia komik.

Tahun an, kondisi politik membuat dirinya menghentikan dulu komiknya. Tak ayal, tiras komiknya berkurang. Justru yang banyak beredar adalah komik-komik keluaran China. Karena tidak mau tinggal diam, Kosasih menyiasatinya dengan menggambar sosok wayang. Dua komik terakhir menjadi komik terlaris di pasar.

Singkat cerita, komik-komik Kosasih kembali merajai pasar komik Indonesia. Selanjutnya, Kosasih membuat komik Ramayana dan Mahabharata. Idenya dari bacaan Bhagawat Gita terjemahan Balai Pusaka.

Hasilnya luar biasa. Angka penjualannya mencapat 30 ribu eksemplar. Tiras paling besar sepanjang sejarah komik Indonesia. Dua karya itu memang melambungkan nama Kosasih, namun yang lebih penting lagi, komik Mahabbarata berhasil memperkenalkan kisah itu kepada generasi baru, yakni anak-anak dan remaja perkotaan yang jarang nonton wayang kulit atau wayang orang.

Bagi mereka, komik Kosasih adalah referensi awal ke kisah klasik asal India itu. Walau tidak ada catatan pasti berapa jumlah komik Mahabbarata yang berhasil terjual. Kosasih ingat bahwa Mahabbarata dan Ramayana adalah dua karya yang kemudian berhasil membuatnya membeli rumah. Kesuksesan sebagai komikus jualah yang membuat Kosasih berani berhenti dari pekerjaannya dan total menggambar. Di tahun-tahun selanjutnya, ia tetap menguasai pasar komik Indonesia dengan kembali membuat komik wanita superhero, Cempaka.

Sosok perempuan berbaju loreng, kekar, tinggi dan seksi. Sosok Cempaka diilhami oleh sosok Tarzan. Sayangnya, komik itu tidak terlalu laris seperti komik sebelumnya.

Ketika popularitas komik wayang menyusut, Kosasih membuat komik berkarakter lain dengan imajinasinya sendiri. Ia beralih ke komik dari legenda. Misalnya, komik tentang Lutung Kasarung, Sangkuriang dan lainnya.

Pada tahun , Kosasih hijrah ke Jakarta dan bekerja untuk penerbitan Lokajaya. Ia membuat serial Kala Hitam dan Setan Cebol. Lagi-lagi, ia tak seberuntung dulu.

Komiknya hanya laku eksemplar. Empat tahun kemudian, , kesehatannya mulai tidak stabil. Kosasih memilih istirahat setahun lamanya dan kembali ke Bogor. Dua tahun setelah istirahat, tahun an, ia diminta oleh penerbit Maranatha Bandung untuk membuat komik ulang Mahabharata.

Karyanya berbeda dengan gambar yang kali pertama dibuatnya. Hasilnya pun dianggap gagal. Dengan sisa kekuatan imajinasi, ia terus menggambar. Pada tahun , ketika sedang menggambar, tangannya gemetaran. Pensilnya sulit dikendalikan. Tangannya secara tiba-tiba membuat gambarnya menjadi berantakan. Sejak saat itu, Kosasih sudah benar-benar tidak pernah lagi menggambar.

Ia tidak mau memaksakan diri lagi dan lebih memilih berhenti total sebagai pembuat komik.

GEAS REVIEWER PDF

Komik Mahabharata

He is the youngest of seven siblings. Raden Wiradikusuma, his father was a merchant from Purwakarta and Sumarni while his mother came from Bogor. His love of the comic has been nurtured since the first grade Inlands School elementary level in Bogor. Kosasih first known comics from the newspapers used wrapping paper grocery mother. Formerly he was fond of Tarzan comic strip, though the story did not read sequentially. Another of his hobby is watching movies in theaters and puppet show performances that lasted all night. He learned from the many to imitate the pictures from illustrated books Dutch language lessons.

BDB INSIDERS GUIDE PDF

Mahabharata Series

.

Related Articles